Islam dalam Pengambilan Keputusan

Islam adalah agama yang "Rahmatan Lil 'Alamin", keberadaanya membawa kedamaian bagi umat semesta alam. Hal ini dapat kita lihat diantaranya dalam pengambilan keputusan kita dilarang dalam kondisi labil.

Kebenaran yang Dilematis

Kebenaran dalam beberapa hal ternyata tidak selalu berdampak baik bagi pelakunya. Dalam konteks ini kita harus tetap menyampaikan kebenaran tersebut sekalipun dilematis buat kita

Islam dan Olah Raga

Disebutkan bahwa, "Orang mukmin yang kuat lebih baik dan dicintai oleh Allah SWT., daripada mukmin yang lemah" So, keep healty, keep financial and pray

Lengkapilah Agamamu dengan Menikah

Salah satu ibadah yang enak dan berpahala banyak adalah melangsungkan pernikahan. Bagaimana tidak, karena nikah merupakan salah satu sunah para rasul "Sunanun min Sunanil Mursalin"

Memilih Teman

Teman menjadi orang yang paling mewarnai hidup kita, baik deri segi sikap tindakan dan sikap mental seseorang. Olehkarena itu Islam mengajarkan agar dalam bergaul kita benar benar berhati-hati karena "Al-Mu'asyarotu Muatsiroh"

Monday, October 26, 2020

Gus Baha; RAMALAN DUKUN | Jika benar terjadi, dapatkah dipercaya? Apakah...


Kajian tafsir Surah Al Qashas ini membahas mengenai Ramalan Dukun. Mempercayai dukun sendiri adalah termasuk syirik. Lantas bagaimana menyikapi ramalan dukun yang nyata terjadi? Simak kajian Gus Baha ya, semoga bermanfaat. Like dan share kajian ini ke teman kalian ya, agar semakin banyak yang mengetahui dan mendapatkan kemanfaatan dari kajian Gus Baha ini. Jika kalian mendapatkan ilmu baru silahkan subcribe channel Dakwah Digital agar tidak ketinggalan kajian terbaru dari Gus Baha. #RamalanDukun #KajianTafsirGusbaha #DakwahDigital

Saturday, October 3, 2020

Gus Baha; Ciri ciri Khawarij Berdasarkan Hadis Sahih Yang Harus Kalian K...

Kemajuan Islam terhalang oleh orang Islam sendiri, disinilah sisi negatif kaum khawarij sehingga dikatakan umat nabi yang paling jelek adalah orang khawarij. Lantas apa cici ciri orang khawarij tersebut? Temukan jawabanya di sini ya, bersama Guru Mulia kita KH. Ahmad Bahauddin Nur Salim, AH (Gus Baha)

Like dan share sebanyak banyaknya ya kajian ini ke teman kalian, agar semakin banyak yang mengetahui dan mendapatkan kemanfaatan dari kajian Gus Baha ini.

Jika kalian mendapatkan ilmu baru silahkan subcribe channel Dakwah Digital agar tidak ketinggalan kajian terbaru dari Gus Baha.


Saturday, July 18, 2020

Hukum Ngaji Lewat Youtube

Hukum Ngaji Lewat Youtube; Apakah Sanadnya Muttasil ke Guru


Sahabat syariatkita, dalam kitab Ta'limul muta'allim sebagaimana disebutkan oleh As-Syaikh Zarnuji, bahwa syarat menuntut ilmu sebagaimana diajarkan oleh sayyidina Ali karromallahu wajhah ada enam, yaitu:

  1. Cerdas (ذكاء)
  2. Senang pada ilmu yang digeluti (حرص)
  3. Sabar (اصطبار)
  4. Biaya (البلغة)
  5. Petunjuk guru (ارشاد استاذ)
  6. waktu yang panjang (طول زمان)

Mengacu pada syarat di atas, khususnya pada point ke-5 yaitu petunjuk guru, pertanyaan yang sering muncul terkait ngaji di youtube adalah apakah sanad keilmuannya sampai kepada gurunya? Apakah ngaji lewat youtube mendapatkan pahala?
Dalam kajian ini, Guru Mulia kita Gus Baha (KH. Ahmad Bahauddin Nur Salim Menjelsakan), bahwa pada prinsipnya ngaji lewat youtube tetap mendapatkan pahala dan sanad keilmuannya sampai kepada gurunya. Akan tetapi ada catatan dari beliau dalam malah pemberian fatwa tidak diperkenankan. Yang artinya manakala kita hanya mengaji lewat youtube masalah shalat, maka kita tidak boleh memberikan pandangan hukum tentang shalat, sesuai kajian yang kita dapatkan dari gurunya. Hal tersebut ditakutkan terjadi interpretasi makna yang mungkin tidak dikehendaki atau tidak sesuai dengan murod daripada sang guru.
Untuk lebih jelasnya silahkan simak videonya, klik like jika suca, bagikan dengan dengan teman biar bermanfaat dan subcribe untuk berlangganan chanel kami. Kami sampaikan subcribe gratis ya, tidak berbayar tapi anda akan tetap mengkuti konten terupdet dari kami. Terimakasih


Demikian semoga bermanfaat.
Demikian semoga bermanfaat, mungkin Anda juga tertarik dengan artikel kami yang lain:

Friday, May 15, 2020

Rumusan Pasti Lailatul Qadar Imam Al-Ghazali

Rumusan Pasti malam Lailatul Qadar Menurut Imam Al-Ghazali


Sahabat, masih melanjutkan pembahasan artikel sebelumnya yaitu prediksi lailatul qadar menurut Imam As-Syafii, kali ini mimin akan menyuguhkan untuk sahabat sekalian bagaimana prediksi malam lailatul qadar menurut pendapat Imam Al-Ghazali. Simak artikelnya ya...

Rumusan lailatul qadar imam Al-Ghazali

Akan tetapi sebelum dilanjutkan ke pembahasan, sedikit mimin ulas lagi mengenai keutamaan malam lailatul qadar sendiri yang disebutkan dalam Al-Qur'An Surah Al Qadar sebagai berikut:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ
Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur'an) pada malam kemuliaan
وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ
Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan
تَنَزَّلُ الْمَلائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ
Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.
سَلامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ
Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.

Dari ayat di atas sudah jelas kan sahabat keutamaan malam lailatul qadar? Akan tetapi karena dalam artikel ini mimin tidak akan membahas keutamaan malam lailatul qadar maka sahabat dapat membaca lebih jelasnya mengenai keutamaan malam lailatul qadar baca di sini: Keutamaan Malam Lailatul Qadar


Oke sahabat lanjut ke pembahasan inti, jadi malam lailatul qadar menurut Imam Al-ghazali terjadinya dapat diprediksi mulai awal bulan Ramadhan. Artinya apa? Jikalau kita mengetahui atau mendapati malam pertama bulan Ramadhan, maka dengan rumusan Imam Al-Ghazali dipastikan kita dapat memperkirakan detil tanggal terjadinya lailatul qadar. Apakah itu?

Imam Al-Ghazali secara jelas menyampaikan, nahwa jikalau malam pertama bulan Ramadhan jatuh di hari Rabu atau hari Ahad, maka dipastikan lailatul qadar akan jatuh di tanggal ke-29.

Apabila malam pertama bulan Ramadhan jatuh pada hari Senin, maka lailatul qadar akan jatuh pada tanggal ke-21.

Dan apabila malam pertama bulan Ramadhan jatuh pada hari Selasa atau Jum'at, maka lailatul qadar akan jatuh pada tanggal ke-27.

Apabila malam pertama bulan Ramadhan dimulai hari Kamis, maka lailatul qadar akan jatuh pada tanggal ke25.

Sedangkan jika malam pertama bulan Ramadhan jatuh pada hari Sabtu, maka lailatul qadar akan jatuh pada tanggal ke-23.

Sungguh hitungan dan ilmu yang sangat mytabakhir oleh Imam Al-Ghazali, sehingga As-syaikh Abul Hasan menyebutkan, semenjak beliau mendapati rumusan lailatul qadar yang disampaikan oleh Imam Al-Ghazali, maka beliau sama sekali tidak pernah tertinggal mendapati berkahnya malam lailatul qadar. Wallahu A'lamu.


Prediksi Lailatul Qadar Imam As-syafii

Prediksi Lailatul Qadar Imam As-Syafii


Sahabat Syariatkita, sudah pada tahu semua kan keutamaan malam lailatul qadar? Iya kalian benar, keutamaan lailatul qadar lebih utama dibanding 1000 bulan. Jadi, siapa orangnya ya yang kira-kira dikaruniai Allah Subhanahu Wata'ala umur sekian, pastinya tidak ada, ya kan???

prediksi malam lailatul qadar imam asy-syafi'i

Akan tetapi sahabat, kita tidak harus berumur hingga seribu tahun untuk beramal kebaikan, karena apa, diantara keutamaan Umat Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam adalah dianugerahi malam lailatul qadar, yang mana barang siapa beribadah di malamnya maka hitunganya lebih baik dari 1000 bulan. Dan yang pasti keutamaan lailatul qadar tidak diberikan oleh Allah Subhanahu Wata'ala kepada ummat sebelumnya. 

Sebab Turunnya Lailatul Qadar

Sahabat, ternyata malam lailatul qadar sebagaimana yang kita ketahui sekarang ini tidaklah diberikan oleh Allah serta merta. Akan tetapi ada sabab musababnya, apakah gerangan?

Di dalam hadis disebutkan:

عن ابن عباس رضي الله عنهما انه ذكر لرسول الله صلى الله عليه وسلم رجل من بني اسراءيل حمل السلاح على عاتقه الف شهر في سبيل الله ــــــــــ الى اخر الحديث
"Dari Ibnu Abbas RA, bahwasanya disebutkan kepada Rasulullah SAW laki-laki yang senantiasa membawa pedang dan menyelempangkannya di bahunya untuk berjuang di jalan Allah selama 1000 bulan. Kemudian Rasulullah SAW terkaget kepada ceritanya orang bani Israil tadi, lalu beliau mengharapkan pahal atrsebut bagi umatnya. Setelah itu beliau berdoa, 'Ya Tuhanku, telah Engkau jadikan umat ku adalah umat dengan usia terpendek (dibanding umat sebelumnya) dan oaling sedikit pula dalam beramal'. Dengan demikian Allah SWT memberikan keutamaan lailatul qadar kepada ummatnya."

Hadis di atas menjelaskan bahwa sabab musabab diturunkannya lailatul qadar adalah sifat rahmat dan kasih sayang Rasulullah kepada umatnya. Sehingga dengan umur pendek yang diberikan oleh Allah Subhanahu Wata'ala akan tetapi diberikan kesempatan memiliki amalan dan pahala yang melebihi keutamaan yang dierikan oleh Allah kepada umat sebelum Nabi Muhammad.

Terjadinya Lailatul Qadar Menurut Ulama' Syafi'iyah

Disebutkan dalam kitab Ianatut Thalibin hal.290 dijelaskan bahwa lailatul qadar terjadi pada 10 terakhir di bulan Ramadhan. Dari 10 hari tersebut yang paling diharapkan turun adalah di malam-malam ganjil. Yakni malam ke-21, malam ke-23, dan malam ke-25 di akhir bulan Ramadhan. Lantas apasaja tanda-tanda terjadinya lailatul Qadar? Baca: Keutamaan dan tanda-tanda terjadinya lailatul qadar disini. 

Kaitanya dengan pendapat ini, yaitu bahwasanya malam lailatul qadar jatuh pada tanggal sepuluh di akhir bulan Ramadhan, maka malam lailatul qadar tersebut tidak berubah-ubah. Artinya jikalau malam lailatul qadar terjadi di tanggal 23 maka di bulan Ramadhan tahun berikutnya sama yaitu malam lailatul qadar akan terjadi di tanggal 23. Dengan demikian, orang yang telah mendapati malam lailatul qadar di bulan Ramadhan, maka dapat dipastikan ia dapat mengetahui terjadinya malam lailatul qadar di bulan berikutnya.

Berbeda dengan pendapat di atas Imam An-Nawawi yang masih merupakan As-Habus Syafi'i menjelaskan bahwa terjadinya lailatul Qadar setiap tahunnya senantiasa berpindah-pindah. Maksudnya tidak selalu trjadi pada tanggal yang sama setiap tahunnya. Adapun prediksi malam lailatul qadar menurut Imam Al-Ghozali baca di sini. Rumusan Pasti Lailatul Qadar Imam Al-Ghazali

Sahabat, mudah-mudahan kita dapat menjuumpai mulyanya  malam lailatul qadar. Amin...

Saturday, May 9, 2020

8 Hal Yang Dapat Menyelamatkan Dari Azab Kubur

8 Hal Yang Dapat Menyelamatkan Dari Azab Kubur


Sahabat syariatkita, salah satu hal yang paling kita mohonkan kepada Allah Subhanahu Wata'ala adalah selamat dari azab kubur. Hal tersebut dikarenakan, dahsyatnya siksa kubur tidaklah bisa kita bayangkan, sehingga setiap doa yang kita panjatkan dalam setiap tasyahhud akhir shalat adalah:

 اللهم اني اعوذ بك من عذاب القبر ومن عذاب النار ومن شر فتنة المحيا والممات ومن شر فتنة المسيح الدجال

"Ya Allah, sesungguhnya aku meminta perlindungan kepada-Mu dari siksa kubur, dan dari siksa neraka, dan dari fitnajnya al-masih; dajjal."

Mudah-mudahan Allah perkrenankan semua doa kita, kita dijadikan hamba-Nya yang salih, selamat dunia dan akhirat. Amin...
Sebelum kita lanjut ke pembahasan mengenai 8 hal yang dapat menyelamatkan kita dari siksa kubur, mungkin Anda tertarik juga dengan artikel kami:


8 hal yang dapat menyelamatkan kita dari siksa kubur yaitu diklasifikasikan menjadi dua. Pertama terkumpul dalam 4 hal menjalankan ketaan kepada Allah Subhanahu Wata'ala, dan Kedua, 4 hal yang lain yaitu terletak di dalam menjauhi hal-hal yang dilarang oleh Allah subhanahu Wata'ala.

8 hal yang dapat menyelamatkan dari azab kubur

Adapun 4 ketaatan tersebut adalah:
  1. Menjaga shalat 5 waktu
  2. Sedekah
  3. Membaca Al-Qur'an, dan
  4. Memperbanyak membaca tasbih
Sedangkan yang 4 yaitu terletak pada menjauhi perilaku buruk yang dilarang oleh agama, meliputi:
  1. Berdusta
  2. Berkhianat
  3. Mengadu domba, dan
  4. Tidak bersuci setelah buang air kecil
Sahabat syariatkita, Insya Allah manakala kita mengerjakan 4 hal ketaatan kepada Allah Subhanahu Wata'ala sebagaimana di atas, dan kita menjauhi 4 hal lain yang dilarang oleh agama, maka kelak kita akan diselamatkan oleh Allah dari azab kubur, dan kubur kita pun menjadi terang benderang dan lapang berkat amaliah tadi.

Adapun detil keterangna masing-masing, Insya Allah akan kami bahas pada artikel berikutnya. Jadi silahkan Anda komentar atau request jika dirasa artikel tersebut bermanfaat. Sekian dan teriamakasih.

A-Syaikh ibrahim As-Samarkandi: Tambih

Thursday, May 7, 2020

5 Golongan Yang Akan mendapat Kabar Gembira Menjelang Kematiannya

5 Golongan Yang Akan mendapat Kabar Gembira Menjelang Kematiannya

Assalamu'alaikum sahabat syariatkita, tema artikel kali ini sungguh sangat menggembirakan dan juga sangat mencemaskan. Mengapa bisa bisa demikian? Hal tersebut tentunya dikarenakan posisinya antara harap dan cemas yaitu berharap mesuk ke dalam 5 golongan yang mendapatkan kabar gembira sebelum kematian menjemput dan cemas bahkan takut manakala kita tidak termasuk 5 golongan tersebut. Jelas saja orang yang termasuk ke dalam 5 golongan tersebut merekalah yang menuai kebahagiaan begitu juga sebaliknya, yaitu mereka yang tidak termasuk 5 golongan tadi adalam orang yang menuia kerugian di hari kiamat kelak.

Lantas siapa saja 5 golongan yang akan mendapat kabar gembira menjelang kematiannya? Akan kami bahas untuk Anda sahabat syariatkita, mudah-mudahan kita termasuk ke dalam 5 golongan tersebut ya sahabat. Amin.. Akan tetatpi sebelum kami lanjut ke pembahasan, kami memberitahukan kepada para sahabat, bahwasanya sahabat sekalian juga dapat membaca artikel kami yang lain di bawah ini:

==> Baca Juga: 
Oke sahabat kita lanjutkan ke pambahasan ya, jadi 5 Golongan Yang Akan mendapat Kabar Gembira Menjelang Kematiannya adalah mereka yang sebelum kematiannya datang atau ajalmya menjemput mereka akan didatangi oleh malaikat dengan wajah yang ganteng, putih, berseri dan sangat harum, yang memberikan kabar bahagia tentang tempat kembalinya orang-orang tersebut yaitu ke dalam surganya Allah Subhanahu Wata'ala.

5 golongan yang akan mendapatkan kabar gembira sebelum kematiannya

Ke 5 golongan tersebut adalah:
  1. Al-Mu'minin
  2. Al-Mukhlisin
  3. At-Tawwabin
  4. Az-Zuhhad, dan
  5. Al-Ulama'
Adapun keterangan 5 golongan tersebut adalah sebagai berikut:

1. Al-Mu'minin; yaitu orang yang beriman kepada Allah Subhanahu Wata'ala

Sahabat orang yang telah beriman kepada Allah, ia tidak mempersekutukan-Nya dengan apapun, menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi segala larangannya, maka sekalipun ia melakukan dosa asalkan sudah bertaubat kepada Allah dan tidak mengulanginya lagi maka sebelum kematiannya menjemput akan datang malaikat kepadanya seraya berkata:

لَا تَخَافُوْا تَأْبِيْدَ الْعَذابِ وَلاَتَحْزَنُوا عَلَى فَوْتِ الثَّوَابِ وَأَبْشِرُوْا بِالْجَنَّة

"Janganlah kalian takut akan kekal di dalam siksa, dan jangan pula bersedih tidak mendapat pahala (amal kalian), bergembiralah kengan surga (yang telah dijanjikan oleh Allah Subhanahu Wata'ala."

Mengapa malaika nmengatakan demikian kepada orang yang beriman? Hal ini jelas, bahwasanya seorang yang beriman sekalipun melakukan dosa dalam kehidupannya akan tetapi ia masih mengakui Allah sebagai Tuhannya. Sehingga dengan demikian masih ada kebaikan yang terkandung di dalam dirinya yaitu keimanan. Dengan demikian meskipun ia kelak dimasukkan oleh Allah kedalam neraka, akan tetapi itu tidak selamanya, karena pada saatnya nanti Allah akan mengangkatnya dari neraka manakala hisabnya telah selesai.

Berkaitan dengan hal ini, di dalam hadis dijelaskan:

اِذَا دَخَلَ أَهْلُ الْجَنِّة اَلْجَنَّةَ وَاَهْلُ النَّارِ اَلنَّارِ يُخْرِجَ اللهُ مَنْ كَانَ فِيْ قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرّةٍ مِنْ اِيْمَان

"Ketika penghuni surga sudah masuh surga (semuanya), dan penghuni neraka sudah masuk neraka (semuanya), kemudian Allah Subhanahu Wata'ala akan mengeluarkan (dari neraka) orang-orang yang di dalam hatinya terdapat keimanan sekalipun seberat biji sawi."

Masya Allah alangkah mulianya karunia Allah kepada hambanya. Orang yang bermaskiat sekalipun manakala ia masih malu ketika melakukan maksiat karena sadar ada Allah yang Maha Melihat segala perbuatannya lantas ia bertaubat, kelak pasti akan diamgkat oleh Allah dari neraka. 

Selain itu, orang yang beriman juga kelak di hari kiamat masih mendapatkan peluang berupa syafaat atau petolongan dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam dan pertolongan dari orang-orang yang saleh. Amin

2. Al-Mukhlisin; yaitu orang yang ikhlas dalam beribadah kepada Allah Subhanahu Wata'ala

Sahabat tidak diragukan lagi bahwasanya keikhlasan menjadi kunci diterimanya setiap amal perbuatan. Amal sebaik apapun manakala didasari sifat riya' sum'ah dan karena orang lain maka pahala amalnya nol di sisi Allah Subhanahu Wata'ala. (Baca: Ciri-ciri Orang yang Ikhlas di sini). 

Bagi orang yang ikhlas dalam amal perbuatannya, maka kelak sebelum kematiannya datang menjemput Allah akan mengutus malaikat kepadanya seraya berkata:
  1. Janganlah kalian takut tidak diterimanya amal ibadah kalian, karena amal kalian pasti diterima oleh Allah
  2. Janganlah kalian bersedih karena tidak mendapatkan pahala dari amal kalian (selama di dunia), karena kalian mendapatkan pahala yang berlipat ganda dari Allah subhanahu Wata'ala, dan
Dengan demikian, maka orang yang dalam perbuatannya seanantiasa mengharapkan ridha Allah semata maka kelah seluruh amalnya akan diterima oleh Allah, sehingga kematian dan hari akiamat tidak perlu dirisaukan baginya.

3. At-Tawwabin; yaitu orang yang bertaubat kepada Allah sebelum ajalnya menjemput

Bagi orang yang bertaubat kepada Allah Subhanahu Wata'ala yang artinya orang yang menyadari kesalahan yang pernah di lakukan lalu memohon ampunan Allah dan memohon rahmat-Nya, serta tidak lagi mengulangi kesalahan yang serupa, maka sebelum kematiannya datang atau pada saat sakaratul maut akan datang kepadanya malaikan yang memberikan kabar gembira mengenai tempat kembalinya kelak di hari kiamat. Lantas bagaimana kita bisa mengetahui taubatnya seseorang itu diterima oleh Allah? (Baca: 8 Tanda Diterimanya Taubat di sini), atau Anda ingin mengetahus syarat taubat yang diterima oleh Allah? (Baca: Taubat Nasuha; Syarat dan Maknanya di sini)

Bagi orang yang bertaubat dari dosa yang pernah dilakukan maka tentunya harus melalui tahapan sebagai mana yang diajarkan oleh agama Islam; yang meliputi; memohon ampunan kepada Allah (istighfar), menyesali dari dosa yang telah dilakukan, tidak akan mengulangi kesalahan yang pernah dilakukannya. Dalam tahapan dosa yang lebih besar, biasanya seseorang melakukan bersama dengan shalat taubat. (Baca: Dasar Hukum Shalat Taubat di sini)

Adapun kabar bahagia yang diberikan oleh malaikan menjelang kematian orang yang bertaubat adalah:
  1. Janganlah kalian bersedih atas dosa-dosa kalian, karena Allah telah mengampuninya
  2. Janganlah kalian susah atas amal yang kalian lakukan setelah taubat, karena amalnya diterima oleh Allah
Itulah kabar gembira yang diberikan oleh malaikan kepada orang yang bertaubat dari dosa yang dilakukan. Malaikan akan akan memberikan kabar gembira kepada orang tersebut menjelang kematiannya. Semoga Allah berkenan mengampuni segala dosa kita dan menerima taubat kita. Amin

4. Az-Zuhhad; yaitu orang yang menghindar dari kemewahan dunia

Sahabat, orang yang zuhud bukan mereka yang menghindari kehidupan 100 % dari dunia. Melainkan orang yang zuhud adalah orang yang hanya menggunakan kemewahan atau kemegahan dunia seperlunya saja. Selabihnya harta benda dan kekayaan yang ia miliki mereka gunakan untuk menggapai ridho Allah semata seperti: untuk sabilillah, mendirikan masjid, membantu fakir miskin dan untuk kegiatan lain yang menopang syiar agama Islam.

Adapun kabar gembira yang disampaikan oleh malaika nkepada orang yang zuhud selama hidup di dunia adalah:
  1. Janganlah kalian takut pada hari dimana Allah Subhanahu Wata'ala mengumpulkan semua makhluknya unutk di hisab. Hal ini dakarenakan, orang yang zuhud atau menghindar dari kemegahan dunia jelas lah hisabnya akan ringan. Karena ia tidak lagi ditanya mengenai hartanya di dunia, karena ia hanya menggunakannya sekedarnya saja, dan jikalau ada kelebihanpun mereka dermakan di jalan Allah dan untuk kepentingan yang dapat mendatangkan ridha Allah.
  2. Janganlah kalian bersedih dengan sedikitnya amal kalian, karena amal kalian telah dilipatgandakan pahalanya oleh Allah Subhanahu Wata'ala 
Dengan demikian sudah barang tentu orang yang zuhud di dunia dengan ia aka sedikit hisabnya, ini dikarenakan hisab yang berat kelak di akhirat dikarenakan masalah harta atau masalah dunia. Sehingga dikatakan kepada orang yang kaya kelak di akhirat:

مِنْ أَيْنَ اِكْتَسَبَ وَاِلَى َايْنَ اَنْفَقَ

"(Hartamu) engkau peroleh dari mana dan di dermakan kemana."

Dengan demikian orang yang zuhud ia akan terlepas dari pertanyaan sebagaimana di atas. Sedangkan orang yang kaya pertanyaanya tidak saja dari cara memperoleh hartanya; apakah dari cara halal, subhat atau haram saja. Akan tetapi pentasarufan harta pun dutanyakan oleh Allah, apakah diidermakan di jalan Allah atau yang lain.

5. Al-Ulama'; yaitu orang pandai ilmu agama

Ulama yang kelak mendapatkan kabar gembira sebelum ajal menjemputnya adalah mereka yang dengan ilmunya mengajarkan kebaikan kepada orang lain dan mereka pun mengamalkan ilmunya. 

Adapun kabar gembira yang disampaikan oleh malaikan sebelum ajal menjemputnya adalah:


لاَ تَخَافُوْا مِنْ اَهْوَالِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَا تَحْزَنُوْا فَاِنَّهُ يَجْزِيْكُمْ بِمَا عَمِلْتُمْ وَاَبْشِرُوْا بِالْجَنَّةِ لَكُمْ وَمَنْ اِقْتَدَى بِكُمْ

"Janganlah kalian takut dan jangan pula bersedih menghadapi kiamat (kelak), karena Allah membalas amal kalian, dan berbahagialah kalian karena surga telah menanti kalian dan pengikut kalian."

Alangkah beruntungnya mereka yang mendapat rahmat Allah sehingga sebelum ajal menjemput sudah diberitakan kabar gembira berupa surga yang kelak menjadi tempat kembalinya. Semoga kita semua tergolong kedalam orang-orang ynag diampuni dosanya dan mendapatkan rahmat Allah Subhanahu Wata'ala. Amin


Dapatkan Artikel Kami Gratis

Ketik email Anda di sisi:

Kami akan mengirimkannya untuk Anda

Quality Content