Tuesday, November 24, 2020

Hindari Ujaran Kebencian Dalam Dakwah

Bolehkan Pendakwah Menggunakan Kata Kotor Ketika Dakwah


Nabi Musa AS ditegur Allah SWT karena membakar seisi sarang semut, padahal yang menggigit hanya satu semut. Bagaimana pendakwah menyampaikan ceramahnya jika dibarengi dengan ujaran kebencian padahal bisa jadi menurut kita benar salah di mata Allah SWT.

Inilah fakta yang sering terjadi di kalangan umat muslim, kompetensi belum di dapat ia sudah kesana kemari berdakwah. Memang itu tidak salah karena diantara kewajiban seorang muslim adalah berdakwah, akan tetapi hal yang harus diperhatikan oleh seorang dai adalah bagaimana berdakwah sesuai dengan kapabilitas yang dimilikinya agar sasaran dakwah bisa terwujud.



Oleh karena itu, Rasulullah SAW mengajarkan umatnya memalui debuah hadis, "Barangsiapa melihat kemungkaran maka ubahlah dengan tanganya, jika tidak mampu maka dengan lisanya, dan jika masih tidak mampu maka ingkarilah kemungkaran tersebut dalam hati kita."

Bagi para pendakwah yang kompeten sampaikan sesuai dengan kompetensi dan posisinya masing masing. Dengan demikian maka dakwah dapat diterima oleh semua kalangan tanpa harus menimbulkan perpecahan.
Simak kajian Gus Baha ya, semoga bermanfaat. Ikut sebarkab kebaikan dengan like, komen dan share kajian ini ke teman kalian ya, agar semakin banyak yang mengetahui dan mendapatkan kemanfaatan dari kajian Gus Baha ini. Jika kalian mendapatkan ilmu baru silahkan subcribe channel Dakwah Digital agar tidak ketinggalan kajian terbaru dari Gus Baha. #GusBaha #KajianTafsirGusbaha #DakwahDigital


0 Komentar:

Post a Comment

Dapatkan Artikel Kami Gratis

Ketik email Anda di sisi:

Kami akan mengirimkannya untuk Anda

Quality Content